Pengaruh Kista Ovarium Terhadap Kesuburan

Pengaruh Kista Ovarium Terhadap Kesuburan,- Kista ovarium adalah tumor jinak berupa kantong abnormal berisi cairan atau setengah cair yang tumbuh di dalam indung telur (ovarium). Kista ovarium dapat bersifat fungsional atau non fungsional, dikatakan fungsional dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu 4-8 minggu. Sedangkan non fungsional seperti kista jenis endometriosis, dermoid.

Bagi sebagian besar wanita beranggapan bahwa kista ovarium adalah penyakit yang berbahaya seperti kanker. Padahal kista ovarium tidak terlalu berbahaya seperti kanker sehingga tidak perlu takut dan khawatir. Dan tidak semua kista ovarium akan menurunkan kesuburan. Seseorang bisa hamil meskipun dalam indung telurnya terdapat kista, karena setiap wanita memiliki dua ovarium. Bila salah satu dari ovarium terdapat gangguan sehingga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya, namun masih ada satu lagi ovarium yang memungkinkan seseorang bisa hamil. Tapi tetap, masa kehamilan harus dipantau terus oleh dokter kandungan agar kista ovarium tidak membahayakan kehamilan.

Lalu jenis kista ovarium yang mana yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita ? Berikut ini adalah jenis kista ovarium yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita :

Kista ovarium yang sering dikaitkan dengan gangguan kesuburan adalah kista endometriosis yang dapat ditemukan 10% wanita usia reproduksi. Dari berbagai data penelitian menunjukan bahwa adanya cadangan sel telur yang lebih rendah jika ada kista endometriosis. Selain cadangan berkurang, adanya endometriosis dapat mengganggu ovulasi, menimbulkan kondisi organ kelamin dalam sehingga mengganggu interkasi sperma sel telur serta mengganggu implantasi.

Jenis kista lain yang sering ditemukan adalah kista dermoid yang merupakan 70% kista yang ditemukan pada wanita usia reproduksi. Namun pada kista jenis ini tidak dikaitkan dengan penurunan kesuburuan, sesuai dengan penelitian dimana cadangan telur tidakĀ  berbeda dengan wanita tanpa kista dermoid.