Jenis-Jenis Kista Ovarium

Jenis-jenis kista ovarium,- Kista ovarium adalah petumbuhan cairan di dalam indung telur wanita. Kista ovarium, biasanya terjadi pada wanita usia subur, tapi wanita dalam masa menopause juga dapatĀ  mengalaminya. Sebagian besar jenis kista ovarium tidak berbahaya dan dapat disembuhkan. Namun, dalam beberapa kasus tumbuhnya kista tersebut dapat menimbulkan masalah mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius seperti kanker endometrium.

Jenis-Jenis Kista Ovarium

1.Kista fungsional

Kista ini normal, sering akan menyusut dan menghilang dalam dua / tiga siklus haid. Karena jenis kista ini terbentuk selama proses ovulasi, jarang terjadi pada wanita menopause karena telur tidak lagi diproduksi.

2.Kista dermoid

Kista ini adalah kista ovarium yang tdiak hanya berisi cairan, tapi juga lemak serta dipenuhi dengan berbagai jenis jaringan termasuk rambut dan kulit. Jenis kista ini biasanya terjadi pada wanita berusia lebih muda dan dapat tumbuh besar (15 cm) dapat meradang dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlilit.

3.Kista endometrioma

Kista ini dikenal sebagai kista coklat atau disebut juga dengan endometriosis dan jenis ini terjadi ketika lapisan rahim (endometrial) menempel pada ovarium. Biasanya berisi darah kecoklatan dan ukurannya berkisar antara 2 cm hingga 20 cm. Kista jenis ini menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa dan mengganggu kesuburan (fertilitas).

4.Polycystic Ovarian Disease

Penyakit ini mengacu pada kista yang berbentuk dari penumpukan folikel, dimana kista-kista kecil terbentuk di sekeliling luar ovarium. Kondisi ini bisa terjadi pada wanita normal maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin. Kista ini menyebabkan lapisan luar ovarium menjadi tebal, yang dapat mencegah terjadinya ovulasi dan sering menjadi masalah kesuburan.

5.Polycystic Ovarian Syndrom (PCOS)

Kondisi dimana ditemukan banyak kista dalam ovarium. Hal ini terjadi karena ovarium memproduksi hormon androgen secara berlebihan dan bisa terjadi karena faktor genetik (keturunan). Penyakit ini sangat lazim terjadi yaitu menimpa 4-7% wanita usia reproduksi. Polycystic Ovarian Syndrom (PCOS) memiliki gejala yang meliputi tumbuh bulu lebat, wajah berjerawat, ataupun gangguan siklus haid. Selain tu Polycystic Ovarian Syndrom (PCOS) juga menjadi penyebab infertilitas pada wanita, meningkatnya resiko keguguran dan komplikasi kehamilan serta perdarahan di luar siklus haid.

6.Kistadenoma

Jenis kista ini adalah kista ovarium yang berkembang dari sel-sel pada permukaan luar ovarium. Kistadenoma biasanya berisi cairan dan dapat berukuran besar bahkan diameternya bisa mencapai 30 cm atau lebih.

Demikian jenis-jenis kista ovarium, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan anda seputar jenis-jenis kista ovarium. Terimakasih telah mengunjungi website gejala kista ovarium.